Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hesti Haris Ajak Generasi Muda Melek Finansial: Investasi Cerdas, Tolak Keuangan Ilegal

ADVERTORIAL, PEMPROV68 Dilihat

Jambi – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026, Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi menggelar edukasi keuangan bagi generasi muda dan komunitas. Kegiatan ini mengusung tema “Investasi Cerdas dan Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal” dan berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa, 14 April 2026.

Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE atau yang akrab disapa Hesti Haris, menegaskan pentingnya literasi keuangan di tengah maraknya pinjaman online dan investasi ilegal. Ia mengingatkan bahwa persoalan ini sudah nyata terjadi di masyarakat.

Menurutnya, banyak orang terjebak utang karena tergiur kemudahan pinjaman digital. Di awal terlihat mudah, namun saat jatuh tempo justru menjadi beban berat.

“Awalnya terasa ringan, tapi saat ditagih, tekanannya luar biasa. Banyak yang akhirnya menutup utang dengan utang baru dan terjebak dalam lingkaran yang sulit keluar,” ujarnya.

Hesti Haris juga menyebut bahwa korban tidak hanya ibu rumah tangga, tetapi juga generasi muda yang aktif menggunakan teknologi. Karena itu, ia menilai edukasi keuangan menjadi kebutuhan mendesak saat ini.

Sebagai organisasi yang dekat dengan masyarakat, TP-PKK berupaya menghadirkan edukasi yang tepat dengan menggandeng lembaga berkompeten. Ia berharap peserta dapat memahami cara mengelola keuangan dengan baik, memilih investasi yang aman, serta mengenali praktik keuangan ilegal.

“Kami ingin ilmu ini tidak berhenti di sini. Para peserta diharapkan bisa menjadi agen literasi keuangan di lingkungan masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Deputi OJK Provinsi Jambi, Septarini Geminastitie, menekankan pentingnya kewaspadaan di era digital. Ia menjelaskan bahwa kemudahan transaksi melalui ponsel harus diimbangi dengan pemahaman yang cukup.

“Sekarang semua ada di genggaman. Tapi kalau tidak paham, risikonya juga besar,” ucapnya.

Ia menambahkan, saat ini tingkat penggunaan produk keuangan lebih tinggi dibanding pemahaman masyarakat. Banyak orang menggunakan produk keuangan tanpa mengetahui manfaat dan risikonya.

“Jangan mudah tergiur keuntungan cepat. Pastikan lembaga keuangan itu legal sebelum digunakan,” katanya.

Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Provinsi Jambi, Muktamar Hamdi, turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia menilai edukasi keuangan sangat penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

“Kalau keluarga kuat secara ekonomi, maka daerah juga akan ikut kuat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin bijak dalam mengelola keuangan, cerdas dalam berinvestasi, dan terhindar dari berbagai modus keuangan ilegal. TP-PKK Provinsi Jambi pun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong edukasi demi terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera. (*)