Gubernur Al Haris Dorong Turnamen Padel Berkelanjutan, Jadi Ruang Prestasi dan Kebersamaan Masyarakat

Jambi – Turnamen Padel Piala Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, resmi berakhir. Ajang olahraga yang berlangsung selama tiga hari, 7-9 Agustus 2026, di Padel Reserve, kawasan Kebun Handil, Kota Jambi, itu mendapat apresiasi dari Gubernur Jambi Al Haris.

Turnamen tersebut ditutup oleh Gubernur Jambi Al Haris bersama Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz Fattah, Wali Kota Jambi Maulana, sejumlah anggota DPRD, serta Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi Muzakir, Minggu, 9 Agustus 2026 malam.

Al Haris menilai turnamen padel bukan hanya menjadi ajang untuk menjaga kebugaran. Lebih dari itu, olahraga dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Menurut Al Haris, olahraga padel saat ini semakin berkembang dan mulai diminati masyarakat. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang untuk menghadirkan lebih banyak kegiatan olahraga yang sehat sekaligus positif.

Al Haris berharap Turnamen Padel Piala Ketua DPRD Jambi tidak berhenti pada pelaksanaan tahun ini. Ia mendorong agar kegiatan tersebut dapat digelar secara rutin dengan jumlah peserta dan skala yang lebih besar.

“Kita harapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, bahkan dengan skala yang lebih besar di masa mendatang,” kata Al Haris.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz Fattah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah ikut ambil bagian dalam turnamen tersebut.

Menurut Hafiz Fattah, suksesnya turnamen tidak hanya ditentukan oleh siapa yang menjadi juara. Semangat, disiplin, kerja keras, mental bertanding, dan sportivitas para peserta menjadi bagian penting dari keberhasilan kegiatan.

“Kita telah melihat semangat, disiplin, kerja keras, mental bertanding, dan yang paling penting adalah sportivitas,” ujar Hafiz Fattah.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai olahraga memiliki manfaat yang jauh lebih luas daripada sekadar aktivitas fisik. Menurutnya, olahraga merupakan investasi sosial sekaligus investasi sumber daya manusia. Dari ruang-ruang olahraga, komunitas dapat tumbuh dan generasi muda dapat diarahkan pada kegiatan yang sehat, produktif, dan positif.

“Saya percaya bahwa olahraga memiliki dimensi yang jauh lebih luas daripada sekadar aktivitas fisik. Olahraga adalah investasi sosial dan investasi sumber daya manusia,” katanya.

Hafiz Fattah berharap semakin banyak ruang olahraga yang tersedia di Provinsi Jambi. Dengan begitu, semakin banyak pula komunitas olahraga yang berkembang dan generasi muda yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup.

“Semoga semakin banyak ruang olahraga yang tumbuh di Provinsi Jambi, semakin banyak komunitas yang berkembang, dan semakin banyak generasi muda yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup yang sehat, produktif, dan positif,” tuturnya. (*)